Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 22 April 2015

Pemilihan Vendor Catering

Yup.. saya rasa hampir semua orang yang akan mengadakan hajatan setuju bahwa catering merupakan the-most-important-thing dalam sebuah acara. Kenapa? Karena semewah-mewahnya dekorasi pernikahan kamu, secantik-cantiknya riasan makeup kamu, tapi jika makanan yang kamu haturkan ke tamu nggak enak dilidah, yang ada tetep aja dicacat oleh tamu undangan. Karena itulah untuk hal yang satu ini, saya pilih dengan sangat hati-hati. Serta harus sering diskusi dengan bapak mama.

Vendor catering pertama yang saya hubungi adalah, salah satu catering terbaik di Surabaya, Sonokembang Catering. Saya rasa hampir semua orang Surabaya mengenal catering yang satu ini. Currently known as the most popular catering, Sonokembang memang terkenal dengan kualitas rasanya enaak banget, penataan meja dan dekorasi yang bagus, dan tentunya harga yang sedikit diatas rata-rata. Heheheh :D Saya sendiri pun sudah beberapa kali mencicipi rasa catering ini di pernikahan tetangga dan kerabat, dan saya akui rasa di setiap gigitan makanannya memang nendang banget! Berikut beberapa foto penataan meja dan dekorasi Sonokembang :

source : tiananana.blogspot.com

source : dinarisgettingmarried.files.wordpress.com

source : tiananana-weddingprep.blogspot.com

Saya menghubungi salah satu marketing Sonokembang segera setelah saya booking gedung di Masjid Al Akbar. Marketing sono kembang yang saya hubungi bernama Mbak Evi. Tidak lama setelah saya sms untuk meminta daftar harga, Mbak evi membalas sms dan menanyakan kapan dan dimana acara resepsi saya dilangsungkan, setelah saya jawab, beliau segera meng-email daftar harga sono kembang untuk paket pernikahan dengan estimasi tamu 1000 orang. Beberapa hari kemudian, mbak Evi ke rumah untuk memberikan proposal catering dan daftar harga. Berikut detail penawaran yang diajukan mbak Evi untuk acara resepsi saya :

Price List 2015
Menu prasmanan            : 800 porsi @ Rp 5x.000
Singapore Steamboat    : 400 porsi  @ Rp 1x.000
Kikil Lontong                   : 500 porsi  @ Rp 1x.000
Kambing Guling              : 3 ekor       @ Rp 1.xxx.000
Kebab Roll                      : 400 porsi  @ Rp 1x.000
Dimsum                           : 400 pors   @ Rp 1x.000
Dessert + air putih          : 300 porsi  @ Rp 1x.000
Nasi Box                          : 25 porsi    @ Rp 2x.000
Total untuk 1000 tamu    : Rp 8x.xxx.000 => Rp 8x.000/orang
*semua menu dapat diganti sesuai dengan keinginan*
*Maaf untuk harga pastinya saya xxx yah, untuk pastinya langsung hubungi marketingnya saja*

Saya nggak terlalu kaget dengan harga yang ditawarkan, karena yang didapat juga sebanding.. "ana rega ana rupa" begitulah orang-orang bilang..hehehhee
Saya belum berani ngambil keputusan, karena harus tanya dulu ke bapak mama. Dan setelah saya hubungi beliau, Bapak minta saya hunting vendor catering yang lain untuk perbandingan.

Sonokembang Catering
Alamat  : Embong Sonokembang No. 3 Surabaya
Telp       : 031.5344412 
website: sonokembang.co.id 
sales & Project Advisor : Evi (08124963249)

Baiklah vendor catering kedua yang saya hubungi, juga salah satu catering terbaik di Surabaya, Hidayah Catering. Saya menghubungi marketingnya, Mas Boby, untuk meminta daftar harga. Sama seperti mbak Evi Sonokembang, mas Boby juga menanyakan kapan dan dimana acara saya diadakan. Setelah saya jawab, beliau langsung menelepon saya. (Trust me, tidak semua vendor-vendor pernikahan mau langsung menelepon calon customernya) Dan sampai sekarang pun kami lebih sering berhubungan langsung telepon, daripada sms.hahahahha. Beberapa hari kemudian mas Bobby kerumah untuk mengirim surat penawaran dan daftar harganya. Berikut detail surat penawaran yang Mas Boby ajukan untuk acara saya (est. 1000 orang tamu) :

Price List 2015
Prasmanan (11 menu)
Prasmanan Sego Ndeso (11 menu)
Prasmanan Arabian Corner (9 menu)
Joglo : Lontong kikil, Tahu Campur, Bakso, D'creaps, Soto Ayam (masing-masing 200 porsi)
Bonus : Mie Teratai, Ice Cream Cone, Chocolate Fountain
Total untuk 1000 tamu  : Rp 6x.000.000 => Rp 6x.000/orang
*semua menu dapat diganti sesuai dengan keinginan*

Sejujurnya saya awalnya agak bingung membaca surat penawarannya. Kenapa menu nya banyak bangett.. apalagi yang banyak prasmanannya, bukan joglo/gubugnya. Padahal saya pribadi kalau ke acara nikahan teman, yang saya tuju pertama kali menu joglo nya, bukan prasmanannya. saya agak worried. Tapi mas Boby bilang lebih baik saya tester langsung di acara kliennya hidayah. Jadi saya bisa langsung merasakan makannya, dan melihat dekorasi penataan meja. Setelah beberapa kali janjian, akhirnya saya ditemani adik kandung saya yang doyan makan tester makanan. Pas waktu itu hidayah melayani acara resepsi di As Shofa Masjid Al Akbar, malam hari pula.. Jadi saya bisa sekalian lihat sikon kira-kira bagaimana kalo pas nikahan saya nanti. Berikut beberapa foto makanan dan penataan meja Hidayah Catering yang sempat saya foto :


pegawai catering tampak menata air mineral di meja

Hidayah menyediakan 2 buah pregola.

Kalau tidak salah, ini tatanan meja untuk menu prasmanan sego ndeso.
Pohon dengan daun putih merupakan dekorasi dari hidayah.

Aneka Es Buah. Es Manado, Dawet Ayu, dan Es Degan Leci.
Di samping kanannya, ada chocolate fountain.
Gubug Mie Teratai.

Saya dan adik saya mencoba beberapa makanan, saya nilai skala 1-10 (menurut selera kami), sebagai berikut :
Nasi goreng hongkong, udang saus mayo, cha brokoli Jamur+ayam (8/10)
Lasagna dan pastel tutup (5/10)
Es Manado dan chocolate fountain (8/10)
Gule kambing, Roti Jala, kebab dan soto ayam (9/10) Enak banget!
D'creaps (6/10)
Dawet ayu (4/10) Nanti di acara saya, saya pastikan menu ini tidak akan dihidangkan :))
Ice cream cone (7/10)
Zupa soup (6/10) Sebenarnya rasanya enak, tapi karena disajikan dalam kondisi kurang panas, roti di atas sup-nya menjadi keras dan susah untuk dimakan.
Dan ketika saya melihat VIP area nya, cuma tersedia 4 meja dan masing-masing meja ada 6 kursi.
Tapi serius deh, menu makanan yang dihidangkan banyak banget. Jadi bingung mau tester yang mana duluan. hhehehehhe.. Padahal kata mas Boby, makanan segini ini sudah termasuk paket 6x.000/orang, nggak ditambah-tambahin lagi. Wow! Saya jadi yakin pakai Hidayah Catering. Apalagi harga segitu sudah termasuk charge catering di gedung. FYI, kalau kalian pakai gedung di Masjid Al Akbar ada charge catering Rp 3000/porsi (th 2015). Saya  awalnya ngebayangin berapa juta yang harus saya bayar untuk charge doang. Untunglah Hidayah Catering yang menanggung charge nya. :D Senanglaah beban berkurang.

Selain itu mas Boby juga menanyakan apakah saya sudah menemukan rias pengantin. Saat itu saya masih galau, dan mas Boby langsung merekomendasikan Griya Kencana Ayu (telah saya bahas di postingan sebelumnya ) dan alhamdulillah cocok :) Sama seperti vendor rias, saya juga menanyakan setiap harinya berapa hajatan yang sanggup diterima oleh Hidayah. Dan Mas Boby bilang Hidayah hanya dapat menerima orderan untuk  3-4 Resepsi saja. Untuk itu saya harus booking segera, apalagi saya menikah di bulan Besar (tanggalan Jawa) yang berarti akan banyak hajatan pernikahan. 
Setelah saya diskusikan dengan orang tua, Bapak memutuskan untuk memakai Hidayah Catering instead ofthe famous Sonokembang Catering, di acara resepsi pernikahan saya bulan oktober. Kenapa? Karena faktor biaya.. Hehehehehe As you know, menghelat acara pernikahan memang butuh banyak biaya, dan 1/2 dari biaya tersebut untuk hidangan makanan saja. Apalagi Bapak saya memang nggak mau pesta pernikahan yang terlalu mewah. Yang sedang-sedang saja. Yang penting barokah. :D

Dan beberapa hari setelah test food, saya menghubungi mas Boby untuk deal memakai Hidayah. Untuk Ikat tangal saya DP 3JT. Alhamdulillah lega. Semoga makanan dan pelayanannya tidak mengecewakan..

Hidayah Catering Service
Alamat      : Jl. Bubutan 138 Surabaya
Telp           : 031.5462963
Website    : hidayah-catering.blogspot.com
Marketing : Boby (081235752861)

...... to be continue ....   #BRIDETOBE



Rabu, 01 April 2015

Pemilihan Vendor Photo dan Video

Kalo untuk vendor photo dan video kali ini saya nggak se-galau nyari perias pengantin.. hehehehehe... kenapa? karena sejak tahun 2012 (3 tahun sebelum saya menikah) saya sudah mulai mengamati fotografer pengantin.. Dan juga saya sangat tertarik di bidang fotografi, jadi pengen bener-bener milih fotografer yang hasil fotonya berseni, nggak cuma asal jepret saja.

Dan fotografer yang sudah saya amati 3 tahun ini adalah Mas Latief Nugroho. Pemilik dari Apple Project Photography. Mas Latief pernah menjadi salah satu murid Darwis Triadi School of Photography Surabaya. Hasil foto mas Latief selama ini selalu stabil mengagumkan. Sangat berseni dan sesuai dengan selera saya. Saya mengamati hasil fotonya melalui facebook Latief Nugroho dan instagramnya. Untuk videonya dapat dilihat di youtube Latief Nugroho

Berikut beberapa hasil foto mas Latief : 

source : https://www.facebook.com/latief.nugroho/photos_albums










Saat itu saya sudah memperkirakan untuk menggunakan jasa Apple Project di pernikahan saya pasti mahal banget ya, fotonya aja bagus bagus gituu, nggak mungkin murah.hehehehehe

Nah pas keluarga sudah menentukan tanggal pernikahan saya, segeralah saya kontak mas Latief via line untuk minta daftar harga. Saat itu mas Latief bilang kalau lebih baik kami bertemu langsung saja di Galery Apple Project sekalian lihat hasil foto-fotonya. 
Setelah janjian lebih dahulu, saya dan dua teman saya (yang juga calon pengantin) datang ke galery/rumah mas Latief di Baratajaya. Well selama ini saya hanya mengamati hasil fotonya saja, sama sekali belum pernah ketemu langsung dengan beliau. Kesan pertama yang bisa saya katakan: Ganteng, sopan dan ramaaaahhh bangeeettt...
Mas Latief nggak keberatan ngasih beberapa saran dan tips untuk calon pengantin mengenai vendor-vendor nikahan.. Nggak cuma seputar photo saja, kadang kami ngobrol masalah catering, dekor sampai perias manten.. hahhahA 

Saat itu bulan Januari 2015, tapi saya masih diberi pricelist untuk tahun 2014. Kata mas Latief sih kalo DP nya sebelum februari 2015, bakalan dapet harga tahun 2014 yang pasti lebih murah. Dan harga paket nya adalah... 28 JT! Setelah dijelaskan mas Latief, ternyata harga segitu itu sudah termasuk foto prewedding include makeuphair do (jika di luar kota free transport dan akomodasi) + foto dan video pernikahan (1 hari). Sesuai dengan perkiraan saya, nggk mungkin murah lah.. Hihihi 
Waktu itu saya nggak langsung deal, saya pulang dan masih menimbang-nimbang dulu jadi pakai apple project nggak. 

Dan seminggu kemudian saya hub mas latief lagi untuk diskusi harga. Biasa lah, ibarat mau beli barang, nggak afdol kalo nggak ditawar.. Hihihihi Dan Alhamdulillah saya dapet harga yang lumayan terjangkau plus dapet bonus.  Saya dateng lagi ke rumahnya mas Latief untuk DP 1 JT. Jadi kesepatakan harga kami, sebagai berikut :

Harga paket 28 JT dikurangi foto prewedding 6 JT (karena untuk prewedding saya menggunakan fotografer lain di Semarang) = 22JT
Bonus : Foto dan Video Malam Midodareni (tidak dikenakan tambahan biaya)
Sewa Jimmy Jib + operator 2,5 JT dan sewa Screen Proyektor + operator 2,5 JT
Potongan 700 RB
Total harga yang kami sepakati = 26,3 JT

Puas banget sama harga yang kami sepakati. Semoga hasil foto dan videonya nanti benar-benar mengagumkan *as always

...... to be continue...   #BRIDETOBE

Jumat, 13 Maret 2015

Pemilihan Vendor Rias Pengantin

Pemilihan vendor rias bukan hal yang gampang.. Beberapa minggu saya galau luar biasa.. Sebagai calon pengantin tentunya saya ingin di rias perfect dan manglingi.. 
Sejak dari dulu saya uda pengeeen banget di make up in Sanggar Liza, pertama kali tau Sanggar Liza pas di kawinan sepupu saya di Jakarta. Make upnya cantiiikkk banget, flawless,  nggk menor, nggak berlebihan, semuanya serba pas sesuai dengan selera saya dan mama. Berikut foto-foto pangentin yang dirias oleh Sanggar Liza, untuk adat solo putri.. Perfect-nya TAK TERBANTAHKAN.







Gimana nggak ngileer pengen di makeup, setelah liat gambar di atas. Sudah sempat minta PL nya mereka, dan memang yaa harga dan kualitas sebanding lah.. untuk PL tahun 2014, start from 20JT Tapi yang bikin galau, karena saya menikah di Surabaya, which is artinya kalo mau pake sanggar Liza, harus nambah ongkos akomodasi, transport pesawat dan hotel tim rias mereka.. Dihitung-hitung jadi mahal bangetttt.
Akhirnya saya cari sanggar rias lain di Surabaya yang make upnya mirip-mirip sama Sanggar Liza.. Saya beruntung di zaman internet seperti ini, nyari wedding vendor sudah nggak susah susah  amat. Berkat bantuan google, Facebook dan Instagram, saya menambah refensi saya tentang berbagai macam wedding vendor tanpa harus muter-muter keluar rumah. Hemat tenaga, hemat waktu dan hemat bensin.. Heheheh

Lanjut masalah tukang rias tadi, akhirnya saya ketemu, yaitu Nova Viola Malang. Hasil make up mereka juga bagus bangeeet.. Manglingi pol! Berikut fotonya :




Ngiler lagi pengen dimake up in sama Nova Viola. Pas minta PL, dan lanjut chat via line, harga paket makeup beserta kebaya untuk midodareni, akad nikah, panggih dan resepsi (plus akomodasi luar kota) sekitar 20 juta. Belum termasuk kamar hotelnya yah untuk 2 malam. Dihitung-hitung jatuhnya mahal juga.. huhuhuhu sedih dan galau.. :(

Memang sih mempersiapkan acara pernikahan itu harus sabar dan nggk boleh egois.. Harus berkaca pada kemampuan financial dan konsep acara. Bukannya tidak mampu bayar, tapi Bapak a.k.a yang punya hajat sudah berpesan untuk membuat acara yang simple dan praktis, tidak perlu yang bermewah-mewahan, yang penting membawa barokah.. :) Saya memang harus banyak belajar kesederhanaan ke Bapak lagi. :)

Oke, karena itu lah akhirnya saya cari perias pengantin yang di Surabaya.. Sebetulnya banyak sekali, tapi saya pilih yang hasil rias nya sesuai dengan selera saya dan mama. Beberapa pilihan saya :

Awalnya sudah mau pake ini. Saya pun sudah mengamati hasil riasnya selama beberapa bulan di FB dan IG. Beberapa kali memang hasi riasnya kurang sreg. Tapi teman kuliah saya yang menikah dan dirias langsung oleh Bu Ambar, bilang puass banget sama service dan make upnya. Makin mantab lah saya.. Tapi tapi tapi.. awal Januari saya mendapat info dari berbagai sumber bahwa jika pas rame orderan make up, kerinci dapat menerima order rias pengantin sebanyak 5-6 hajatan per hari. WOW banget.. lhah jadinya nanti kalo saya jadi di rias sama mereka, saya nggk kepegang sama Bu Ambar langsung, malah sama asistennya.. :( Berita ini pun nggak langsung saya terima mentah-mentah karena belum cross check langsung ke tim kerinci. Nah saat ada wedding expo di Royal, saya mengunjungi stand Kerinci, dan hal tersebut saya tanyakan ke mbak-mbak yang jaga stand. "Mbak, kalau weekend, biasanya berapa hajatan yang diterima Kerinci untuk rias pengantin?" Dan mbak-mbak tersebut tanpa ragu menjawab "sekitar 4 sampai 6 hajatan mba, tapi kalau mba DP pertama, pasti bakal diprioritaskan."
Jadi ternyata kabar itu benaar adanya pemirsaah.. saya balik kanan. Dan mencari perias yang lain.. :)

Kerinci Sanggar Rias dan Busana
Alamat  : Jl. Kerinci No.59, Pepelegi Waru – Sidoarjo
Telp         : (031) 71004784 , 081331789502
Website : www.kerinciwedding.com


2. Savitri Wedding
Lokasi kantor nya di Jalan Lombok No. 10 Surabaya. Tanpa janjian terlebih dahulu, saya langsung aja dateng ke kantornya, dan saya di layani oleh mba Umu. Orangnya ramah banget, njelasinnya juga enak, mau mendengarkan saya maunya ini itu ini itu. Saya memang dari awal nggak mau dicukur alis, karena jika dicukur, wajah saya jadi kelihatan lebih tua.. Nggak mau dong yaa.. Ternyata request saya disanggupi oleh mba Umu. Untuk harga paketnya, ada 3 macam paket : 60JT, 65JT, dan 70JT. Saya disarankan mba Umu ambil yang paket 70JT, karena lebih lengkap. Kalaupun mau dikurangi bisa saja. Ketika saya lihat dekorasi dari paket nya Savitri, saya bertanya "Wah, dekorasi pelaminan semewah dan secantik ini sudah termasuk paket?" dan mba Umu pun meng iyakan. Pantesan harga paketannya mahal, lha wong dekorasinya juga uda bagus banget.. Nggak perlu nambah-nambah juga uda oke. :D Foto-foto dekorasi Savitri, dapat dilihat langsung di web nya yah.. ^.^
Lalu saya menanyakan untuk tanggal acara saya, siapa yang merias saya. Ternyata Ibu Milos dapat merias saya hanya di acara Midodareni dan Resepsi saja. Akad Nikah nggk bisa dirias oleh beliau, karena pada waktu yang sama Ibu Milos akan merias resepsi pengantin yang lain. 
Dan pertanyaan yang wajib ditanyakan, "Biasanya menerima berapa pesanan makeup manten per hari?" dan Mba Umu menjawab "Savitri hanya bisa menerima 3 pesanan makeup perhari saja Mbak, lebih dari itu, nggk akan menerima." 
Saya pun lega dengan jawaban mba Umu.. heheeh.. tapi saat itu saya masih belum DP. Karena saya survey sendiri, perlu lah waktu untuk konsultasi dengan Mama masalah perias.
Setelah pulang, saya telp mama untuk menanyakan vendor rias ini, dan mama kaget masalah harga paketannya. Kemudian mama bilang "Coba cari sanggar rias lain yang makeupnya bagus, tapi harganya lebih terjangkau."

Savitri Wedding
alamat   : Jalan Lombok no 10 Surabaya
Telp      : 031.5032890 , 08123278909
website : www.savitriwedding.com

3. Griya Kencana Ayu
Mungkin pernah dengar nama Puri Kencana Ayu (PKA) yang famous itu? Nah, tahun 2014 lalu, PKA telah berganti nama menjadi Griya Kencana Ayu (GKA). Tapi pemilik atau perias utamanya tetap sama, yaitu Ibu Narti Anwar. 
Karena masih galau memilih perias, saya disarankan oleh Mas Boby Hidayah Catering, coba survey dulu ke GKA. Maklumlah Hidayah catering dan GKA ini rekanan. Baiklah saran dari Mas Boby saya turuti, saat ada wedding expo di Royal, saya mengunjungi stand Griya Kencana Ayu. Saya dilayani oleh Mba Luluk, yang notabene adalah putri dari Ibu Narti Anwar. 
Seperti biasa, saya menanyakan bisa nggak kalo nggak perlu cukur alis. Mba Luluk menyanggupi bisa. Atau kalau dicukurpun, sifatnya hanya merapikan, bukan sampe botak gitu.. Dan kemudian saya melihat foto-foto dekorasi paket dari GKA, ternyata mereka kerjasama dengan dekorasi Mitra Flowers (Pak Mitro).. Cantik-cantik dekornya, tapi jika mau dekor yang mewah, harus nambah lagi sekitar 7,5JT.
Untuk Paketannya (Januari 2015), saya ambil yang paket 50JT, kalau mau dikurangin fasilitas-fasilitasnya bisa saja. Sebagai contoh, saya nggak ambil foto dan video dari paketan tsb, maka dikurangi 5JT, menjadi 45JT.. Hasil rias dan dekor tiap acara mantenan dari GKA, dapat dilihat langsung di FB dan Instagram mereka. Mba Luluk cukup update untuk hal tersebut.. hehehe.. bagus lah, jadi calon pengantin bisa lihat hasil makeup dari mereka yang paling baru.. Berikut foto-foto dari FB Griya Kencana Ayu :


Mama paling suka busana dan riasan yang ini. Klasik dan Cantik.






Lagi-lagi saya masih galau jadi pakai GKA atau enggak. Akhirnya saya menunggu mama pulang dari Semarang, agar mama bisa lihat sendiri makeup manten dari GKA. Dan ketika mama lihat, mama ternyata suka dengan hasil riasan dan harganya. Jadilah kami berdua ke rumah Ibu Narti di Nginden untuk tanya-tanya dan langsung DP 5JT. Alhamdulillah akhirnya setelah mencari beberapa perias, deal juga pake Griya Kencana Ayu.. Semoga pelayanan dan hasil riasannya MEMUASKAN YAAAA.... :D

Griya Kencana Ayu
Alamat    : Jl. Nginden Intan Timur 13 No. 11 Surabaya
Telp        : 031. 88153777, 081703378884 (Mbak Luluk)
website  : www.griyakencanaayu.com

..... to be continue ..... #BRIDETOBE

Minggu, 01 Maret 2015

My Wedding Preparation (Day ONE)


Alhamdulillah akhirnya setelah berpacaran LDR selama hampir 6 tahun, akhirnya mas pacar, sebut saja mas MAP (inisial namanya), dan keluarga besarnya melamar saya tanggal 24 Agustus 2014..  Di bawah ini beberapa foto saat acara lamaran saya. Acaranya sederhana saja, hanya dihadiri keluarga dekat..Walau sederhana, tapi tak mengurangi inti dari prosesi lamaran itu sendiri :)



Foto kami berdua setelah acara

Foto bersama kedua orang tua
saya dan orang tua

foto iseng setelah tamu pulang

Mungkin beberapa dari kalian bertanya, "kok nggak ada foto yang nunjukin cincin?" Well, sesungguhnya saya pun kerap ditanya seperti itu, atau "Kok Dila nggak pakai cincin lamaran kemarin?"
Heheheehe.. Memang masing-masing orang berbeda pendapat soal cincin yang disematkan saat lamaran. Tapi saya dan mas MAP berpendapat bahwa cincin tersebut akan lebih baik jika disematkan saat selesai akad nikah.. Kan hitungannya sudah resmi saya menjadi istrinya dan dia menjadi imam dunia akhirat saya.. Begitu deh :D hihihi

Baiklah setelah 4 bulan saya dilamar, maka awal Januari 2015 Bapak saya mencari tanggal dan hari yang baik untuk prosesi akad nikah dan resepsi saya.. Setelah menemukan, maka langsung dikonfirmasi ke saya, mas MAP dan ortu mas. Dan Alhamdulillah ortu mas sudah oke dengan tanggalnya. :)

Maka dimulailah mencari Gedung. Memang sih kalo yang satu ini harus dilakukan jauh-jauh hari. Saya Insya Allah akan menikah di bulan oktober. Berarti ada waktu 9 bulan lagi untuk mempersiapkan segalanya. Dan gedung yang saya pilih adalah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Kenapa? Karena lokasinya deket dari rumah. Penting banget nih milih gedung jangan terlalu jauh dari lokasi rumah sang pengantin, alasannya biar ga ribet kalo harus bolak-balik, tamu-tamu saya, para tetangga juga nggak kerepotan kalo mau datang. Selain itu parkir di masjid ini juga luaaaas banget. Daya tampungnya 2000 orang. Harga terjangkau. Nah kurang apa lagi coba? Hiihihihi Oh ya, di masjid ini ada tiga ruangan serba guna yang sering dipakai untuk nikahan, yang di lantai atas ada ruang Al Marwah dan As Shofa, lalu yang di basement ada ruang Muzdhalifah. Yang saya incer sih ruang Al Marwah, karena saya sering dateng ke nikahan teman di situ. 

Maka datanglah saya cari info di ruang administrasi masjid Al Akbar, daaaan sedihlah saya ternyata ruang Al Marwah pada tanggal, hari dan jam yang saya inginkan sudah di booking calon pengantin lain.. Padahal kan resepsinya masih 9 bulan lagi. Dooh! Huhuhuhu.. Yang sisa hanya As Shofa. Dan setelah konsul ke yang punya hajat (Bapak dan Mama), akhirnya mereka setuju untuk memakai ruang As Shofa. :)

Saat itu (Januari 2015) harga sewanya saja untuk ruang As Shofa 10 juta. Belum termasuk charge lain-lain lhoo.. Baiklah akhirnya keesokan harinya saya dan Mama DP 3 juta untuk sewa ruangan. :) Alhamdulillah sekarang sudah nggak galau lagi buat tempat resepsi. :)
Berikut detail charge untuk Ruang As Shofa dan Al Marwah :
- Dekorasi                Rp 850.000
- Slayer (jika pakai)  Rp 600.000
- Catering                 Rp 3000/porsi
- Foto/Video            Rp 450.000
- Elektone                Rp 300.000

Bagi yang belum tau bagaimana keindahan masjid ini, dapat dilihat di foto berikut :


Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. source :http://devaokta.blogspot.com/
Interior di dalam masjid, lantai bawah.


Ruang As Shofa/Al Marwah ketika kosong. source :http://www.masjidalakbar.com/



...to be continue... #BRIDETOBE 



Sabtu, 03 Januari 2015

Berlibur ke Lombok (Part 3)

Hari ke 2, 26 Des 2013

Haloooo selamat pagi Senggigi!! Akibat saya nginep di Graha Beach Senggigi Hotel, dan dapat kamar dekat dengan tepian pantai, pagi-pagi setelah bangun tidur hal yang saya lakukan adalah JJP alias Jalan Jalan Pagi sepanjang pantai Senggigi.. Hihihihi ^.^  Mumpung liburan gituuuu, nggak bakalan tiap hari jalan-jalan ke pantai kaaan?
Jadwal hari ini, kami sekeluarga akan ke Gili Trawangan. Rencana kami sih tidak menginap. Jadi, pagi berangkat, sore pulang ke senggigi lagi.
Sebelum berangkat, tentunya kami sarapan dulu di hotel. Hotel ini menawarkan berbagai macam sarapan, dan rasanya cukup enak. Daan yang paling penting, sarapannya di tepian pantai..

Penutup sarapan pagi ini.

Bapak dan Mama setelah sarapan
Sayangnya, sarapan di tepi pantai seperti ini banyak pedagang asongan yang nongol di tepi restoran hotel.. Menawarkan berbagai macam souvenir.. jadinya agak risih juga lagi sarapan tapi diliatin dan ditungguin sama mereka..

Oke, setelah sarapan, kami berangkat ke Pelabuhan Bangsal dengan Blue Bird Taxi. Sebenarnya untuk ke Gili Trawangan bisa menyebrang di 2 tempat. Yang pertama di Pelabuhan Teluk Kodek dan Bangsal. Yang paling dekat dari senggigi yaitu Teluk kodek. Di sana melayani penyebrangan dengan kapal fastboat. Tarif sewanya sekitar 300-600 ribu per kapal. Dan jarak tempuh Gili trawangan tidak terlalu lama, hanya membutuhkan waktu 10-15 menit saja. Kapalnya sangat nyaman dan tidak perlu menunggu penuh jika mau berangkat. Anda bersedia bayar penuh, langsung berangkat. :D

Namun setelah saya konsul ke Bapak, ternyata bapak lebih suka pakai public boat yang harga tiketnya jauh lebih murah. Maka nurutlah saya.. lha kan yang jadi sponsor utama liburan ini Bapak, jadinya saya dan mama manut saja.. Untuk naik public boat, harus melalui Pelabuhan Bangsal. Pelabuhan Bangsal merupakan pelabuhan penyebrangan reguler yang biasa dipakai oleh penduduk sekitar dari dan menuju Gili, baik Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan.
Perjalanan ke Pelabuhan Bangsal memakan waktu 40 menit. Melewati bukit-bukit dan dari atas kelihatan pantai senggigi yang indah. Setelah sampai di daerah Bangsal, kami diturunkan di tempat semacam terminal, tempat taxi dan cidomo ngetem. Ternyata memang peraturan di sana, kalau wisatawan menggunakan taxi dilarang turun di pelabuhan Bangsalnya, tapi diturunkan di tempat kecil yang disebut stasiun. (Padahal nggak ada kereta api sama rel nya)
Jarak stasiun tadi tidak terlalu jauh dari Bangsal, sekitar 200 meter. Kalau tidak malas bisa jalan kaki, kalau nggak mau capek tinggal naik cidomo. Hahaha saya jadi berpikir ini sebetulnya taktik bisnis semata.. Kalau taxi diijinkan mengantarkan penumpang langsung di Pelabuhan Bangsalnya, nah para kusir cidomo (dokar kalo di Jawa) tadi bakalan sepi penumpang. Jadilah dibikin peraturan seperti itu. Biar sama-sama untung maksudnya. Heheehehhe Setelah turun dari taxi dan membayar sekitar Rp 92.000 untuk ongkos taxi, kami naik cidomo yang sudah berjejer di depan stasiun, menunggu penumpang. Jangan langsung naik ya.. tanya dulu ongkos nya dan jangan ragu-ragu untuk menawar. Kalau tidak salah kemarin saya bayar 15 ribu untuk sekali angkut. 

Setelah sampai di Pelabuhan Bangsal, kami langsung masuk ke kantornya untuk beli tiket penyebrangan ke Gili Trawangan. Yup seperti yang sudah saya baca dibeberapa cerita orang-orang di blog tentang Pelabuhan Bangsal, bahwa semenjak turun dari cidomo akan ada banyak bapak-bapak menawarkan jasa, seperti jasa guide ke 3 Gili sekaligus, atau carter kapal tanpa dicampur dengan orang lain, dan lain lain. Malah pernah ada cerita kalau ada oknum bapak-bapak tadi sengaja bohong dengan mengatakan ke wisatawan bahwa public boat sudah penuh dan tidak ada yang menyebrang lagi, jadi kalau tetap ingin menyebrang harus carter perahuya. Oleh sebab itu, begitu turun dari cidomo saya langsung straight ke loket untuk beli tiket. Tiketnya sangat terjangkau, hanya 13.000/orang. Kalau ke Gili air dan Gili meno malah lebih murah, sekitar 10-12 ribu/orang.

Setelah beli tiket, kami tidak langsung naik perahu. Menunggu dulu sampai pemberitahuan dari loket bahwa perahu siap diberangkatkan. Ya, di sini perahu tidak akan diberangkatkan bila penumpang belum memenuhi kuota, yaitu 20 orang. Setiap interfal waktu sekali diumumkan melalui pengeras suara berapa total penumpang yang sudah beli tiket, dan berapa orang kurangnya. Nah kalau sudah nggak sabar menunggu, anda bisa carter perahu. harga certernya ada di papan pengumuman tempat penjualan tiket, sekitar 200-250 ribu sekali jalan. 

Menunggu 15 Menit, kemudian ada panggilan untuk penumpang yang akan berangkat ke Gili Trawangan. Kami bersiap untuk naik perahu. Jangan dibayangkan perahunya bagus yaah.. sesuai dengan harga tiketnya lah, murah dan sederhana.. tapi yang penting aman.. Hehehehe
Oh ya di pelabuhan Bangsal banyak penjual sandal, topi pantai, baju dan perlengkapan lainnya. Harganya tidak terlalu mahal jika dibandingkan anda beli di Gili Trawangan. Anda tak perlu kuatir kalau di Gili tidak ada toko kelontong atau semacam mini market. Tenaaang.. di sana sudah lengkap. Bahkan mesin ATM berbagai macam bank pun sudah tersedia. Jadi nggak perlu takut kehabisan uang di sana (kecuali kalau memang saldo tabungan anda memang habis) hehehhehe

Sayangnya kami kebagian perahu yang daya kecepatannya tidak tinggi. jadi penyebrangannya memakan waktu lumayan lama, sekitar 45 menit. Sepanjang perjalanan, saya melihat ada 2 pulau yang kami lewati. yah itu Gili Meno dan Gili Air. Kedua pulau itu memang luasnya tidak sebesar Trawangan. Pengennya sihhh sekalian gitu ke 3 Gili, tapi sayang banget waktu liburan kami mepet. Semoga ada kesempatan lagi ke Lombok, saya ingin ke Gili Meno dan Gili Air. :D Oh ya.. jika anda ingin menyebrang ke Gili lewat Bangsal, pastikan anda sudah sampai di Bangsal pukul 16.00 ya, karena perahu berhenti beroperasi jam 17.00. Jika anda tidak menginap, seperti saya, memang lebih baik berangkat pagi, lalu jalan-jalan di Gili, dan pulang sore sekitar jam 15.00 dari Gili Trawangan.

Daan akhirnya saya sampai di Gili Trawangan. Pulau yang sudah saya impi-impikaaan.. Pasirnya putih, airnya biru jernih, dan langitnya cerah.. Gili Trawangan is Fu*king AWESOME!!! Alhamdulillah nggak mendung dan nggak hujan :)

Hasil bidikan saya yang pertama di Gili Trawangan. Langitnya braaay!!

Setelah menjejakkan kaki di Trawangan, saya memilih berjalan kaki terlebih dahulu untuk mengenali pulau yang sama sekali belum pernah saya kunjungi, instead of langsung naik cidomo. Oh ya di Gili Trawangan ini tidak ada kendaraan bermotor, yang ada hanya sepeda dan cidomo. Saya berjalan kaki dari dermaga menyusuri jalan, berkali-kali di stop oleh penjaja jasa snorkling dan diving. Mereka memasang tarif 100rb untuk snorkling di 3 Gili.pemberangkatan jam 10 pagi, dan saat itu masih jam 9.. waaah uda langsung kepingin ajaaa.. tapi ternyata itu sampe sore, dan kami kan nggak nginep di Trawangan, jadi yah harus segera balik ke Bangsal sebelum jam 16.00, kecuali kalo mau ketinggalan perahu. hiksssss.. yasudah lah yaaa.. semoga ada kesempatan ke sini lagiii..

Oke, untuk menghibur diri saya sendiri, saya melanjutkan berjalan kaki. Melewati beberapa resort yang bagussss gilak! dan nggak usah ditanya pasti harga nginepnya mahal banget..
Daan saya berhenti di satu pemandangan, yaitu : Hotel Villa Ombak. Mempunyai dermaga sendiri, dan tempat berjemur di tepi pantai. Pemandangannya baguuuussss banget! Cekidot :

Numpang foto di depan hotel Villa Ombak

Dermaga nya Hotel Villa Ombak.
Numpang foto part ke 2
Daaan yang spot paling menarik perhatian saya adalah ini :





Sangat indah bukan? Pas sekali dengan background ciptaan Allah yang begitu indahnya, dan tirai pink yang maniis.. Salah satu spot foto yang nggak akan saya lupakan. :D langsung saja, saya jepret-jepret sebanyak-banyaknya. 
Tidak jauh dari tempat saya foto itu, ada spot snorkling juga.. tapi sayang tidak terlalu banyak orang yang snorkling di sana.. tapi memang air di situ jernih jadi ikan-ikannya kelihatan.
Dan di sebelah Villa Ombak ada resort, namanya Pearl Beach Lounge. Tempatnya okelah kalo mau sun bathing di sana.. :D

Depan Pearl Beach Lounge

Numpang foto part kesekian kalinya.

Pada dasarnya semua spot di sana keren-keren kok.. sampe rasanya pengen selalu nge foto teruuuss.. Pokoknya nagih bangeeeet Gili Trawangan itu!! 

Dan akhirnya saya sewa sepeda kayuh sekitar 15.000/jam. saya sewa 2 jam.. Lalu saya mencari spot snorkling yang lain.. Ternyata untuk snorkling tidak harus pakai paketan ke 3 Gili tadi. Di tepi pantai Gili Trawangan pun ada spot snorkling. Spotnya di daerah Masjid Gili Trawangan. Setelah terlebih dulu sewa palampung, masker, snorkle, dan fin. Saya cuss langsung nyemplung.. ternyata spot tersebut rameee banget.. Lumayan lah dari pada sendirian.
Untuk sewa alat snorklingnya dapat mudah anda temui di sepanjang jalan. harganya sekitar 50rb lengkap. 






Saya lagi snorkling, tiba-tiba ada bule cewe lewat dan senyum aja saya foto.
Anyway, awannya bentuknya nggak biasa yaa.hehhehe

Baiklah.. setelah puas di Gili, jam 15.00 akhirnya kami kembali menyebrang ke Pelabuhan Bangsal menggunakan public boat. Nah untungnya kali ini kami dapat perahu yang berkecepatan tinggi, jadi nggak terlalu lama sudah sampai di Bangsal.
Kami naik cidomo di tempat ngetem taxi. kemudian balik ke hotel menggunakan taxi Express. Sama saja tarifnya sekitar 92 rb..

Setelah sampai hotel, kami mandi. Dan saya pun berinisitif mengajak mama ke Pura Batu Bolong yang tidak jauh dari hotel kami menginap. Naik cidomo hanya 10 rb saja. Katanya sih pemandangan sunset di Pura itu juga keren.. 

Ooops setelah sampai sana ternyata ada peraturan bahwa wanita yang sedang berhalangan dilarang masuk. Dan saya sedang berhalangan saat itu. Akhirnya mama saya saja yang masuk dan mengambil foto. Saya hanya duduk-duduk di anjungan depat Pura. Ini beberapa gambar yang telah di ambil oleh mama dan saya :



Sesuai dengan namanya "Batu Bolong"
Salam selamat sore dari Senggigi

......DONE......

 

Blogger news

Blogroll

About Me

Ardila Novitasari. 23 years old. Indonesian. and I do Looove Travelling